Halo, saya Eric Walker, seorang manajer produk yang banyak menghabiskan waktu bekerja dengan ChatGPT — untuk perencanaan produk, ide pemasaran, dan kadang-kadang hanya untuk bersenang-senang.
Ketika pertama kali menggunakan ChatGPT, jawabannya memang membantu, tapi terasa sedikit terlalu... formal — hampir seperti membaca manual teknis. Akurat, terstruktur dengan baik, tetapi kurang itu. sentuhan manusia. Saya ingin agar responsnya lebih mirip dengan rekan tim sungguhan — dengan nada, kepribadian, dan alur yang lancar sehingga Anda lupa bahwa Anda sedang berbicara dengan AI.
Seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa triknya sederhana: Perlakukan ChatGPT seperti anggota tim Anda. dan berikan konteksnya persis seperti yang Anda lakukan dalam sebuah brief proyek.
Ngomong-ngomong, jika Anda ingin menggunakan ChatGPT dengan Gemini dan model AI terbaik lainnya dengan harga yang sangat murah, GPT Global menawarkan pengalaman all-in-one yang terintegrasi.

Platform AI all-in-one untuk menulis, membuat gambar & video dengan GPT-5, Nano Banana, dan banyak lagi
Mengapa ChatGPT Sering Terasa Seperti Robot?
Karena itu adalah robot—itu benar.
5 Tips Saya untuk Membuat ChatGPT Terasa Lebih “Manusiawi”
- Tetapkan Peran
- Saya katakan secara langsung: “Sekarang Anda adalah manajer produk.” atau “Anda adalah seorang ahli strategi pemasaran.” Hal itu langsung beralih ke pola pikir tersebut.
- Tambahkan Latar Belakang dan Audiens
- Contoh:
Dengan ini, ChatGPT tahu apa yang harus dilakukan, siapa targetnya, dan batas waktunya. - Atur Nada
- Saya menggunakan instruksi seperti “Buatlah santai”, “Jelaskan ini seolah-olah kamu sedang ngobrol dengan teman”, atau “Tambahkan sentuhan humor.”
- Minta Bahasa Alami
- Gunakan kontraksi (misalnya “don’t” alih-alih “do not”), ungkapan sehari-hari, dan variasi panjang kalimat agar terasa lebih autentik.
- Perbaiki Melalui Tindak Lanjut
- Jika draf pertama terasa kaku, saya katakan padanya: “Jadikan ini lebih hangat, lebih visual, dan lebih menarik.”
Contoh Prompt yang Sebenarnya Saya Gunakan
“Sekarang Anda adalah manajer produk. Berdasarkan tren produk perangkat lunak tahun 2025, buatlah rencana pemasaran Natal untuk perangkat penerjemah yang ditujukan untuk mahasiswa. Pertahankan nada yang ringan, menyenangkan, dan kreatif — sesuatu yang akan dianggap keren dan berguna oleh mahasiswa.”
Ketika saya menggunakan prompt seperti ini, hasilnya sering kali disertai dengan tema kampanye yang segar, slogan yang menarik, ide-ide interaktif, dan bahkan strategi saluran.
Membuat ChatGPT terdengar lebih manusiawi bukanlah tentang memanipulasi AI — melainkan tentang cara Anda berinteraksi dengannya. Jelaskan dengan jelas siapa ChatGPT, apa yang dilakukannya, dengan siapa ia berinteraksi, dan bagaimana seharusnya suaranya.
Bagi saya, pendekatan ini telah membuat email, posting media sosial, dan bahkan rencana go-to-market saya terasa lebih hangat, lebih hidup, dan jauh lebih dekat dengan komunikasi manusia yang sebenarnya. Jika Anda belum mencobanya, mulailah membuat prompt seolah-olah Anda sedang memberi pengarahan kepada rekan tim yang sebenarnya — Anda akan terkejut betapa “hidup” ChatGPT bisa terasa.
Dan siapa tahu? Suatu hari nanti, mungkin saja mulai bertanya. saya Jika saya sudah minum kopi sebelum kita mulai bekerja. ☕🤖 Oh, dan ini ide — coba perlakukan seperti pacarmu dan lihat apakah dia mendengarkan dengan lebih baik. 💬😉

